Powered By Blogger

Rabu, 09 Oktober 2024

"He who wants to do good, knocks on the door. He who loves, finds the door open."

 



The quote by Tagore:

"He who wants to do good, knocks on the door. He who loves, finds the door open."

Clear Meaning:

This quote highlights the difference between doing good out of a sense of duty and acting out of love.

  • Doing good: When someone has the intention to do good, they approach situations carefully, like knocking on a door to seek permission or access. It suggests effort and formality.

  • Loving: When someone acts out of love, doors are already open. There’s no need to knock because love naturally removes barriers and creates effortless connection and acceptance.

In short, love leads to openness and ease, while simply intending to do good often requires more effort or permission.

Selasa, 03 September 2024

We Are Not Our Bodies


Kita bukan tubuh kita, wahai jiwa yang mengembara,
Bukan debu yang melekat, bukan luka yang merana.
Kita adalah hembusan angin yang tak terlihat,
Bisikan keabadian saat hidup ini dimulai dan berangkat.

Tubuh ini hanya jubah, dikenakan dan dilepas,
Ilusi yang singgah, di jalan ini kita bernafas.
Jangan tertipu dengan apa yang mata lihat,
Karena kau adalah samudra, bebas dan lepas.

Lihatlah di balik tatapan cermin yang hambar,
Ada cahaya dalam yang tak pernah pudar.
Kau bukanlah rasa sakit, bukan pula usia yang mengikat,
Tapi roh yang tak terikat waktu, lembut dan penuh rahmat.

Wahai pengembara, kau adalah cinta yang menggerakkan alam semesta,
Ketenteraman yang sunyi, meredakan segala rasa.
Bukan nyeri tubuh, bukan wujud yang fana,
Tapi langit tak berbatas, di mana jiwa bebas merana.

Kau adalah hati yang berdetak seirama dengan bintang,
Nyanyian alam semesta, tanpa batas, tanpa rintang.
Kau adalah rahasia yang dijaga alam raya,
Penyair terjaga saat dunia masih terlelap maya.

Jadi jangan ratapi garis-garis di wajahmu,
Mereka hanyalah peta dari pelukan jiwamu.
Lepaskan beban, cerita-cerita dari kulit yang menua,
Dan temukan kebenaran yang tersembunyi di dalam sana.

Sebab kau bukanlah bejana ini, rapuh dan kecil,
Tapi esensi cinta, segalanya dalam segalanya, tak pernah ingkar janji.
Kau adalah cahaya, bisikan, dan keluhan lembut,
Nafas suci yang tak akan pernah surut.

Rabu, 28 Agustus 2024

Cinta Abadi




Dalam ikatan cinta yang suci dan murni,
Kita merajut jalinan jiwa yang abadi.
Dalam pernikahan, kita bersumpah dengan hati,
Menjadi satu, tak terpisahkan oleh waktu dan ruang, abadi.

Ketika dua jiwa menyatu dalam satu napas,
Rasa cinta tumbuh, bagaikan bunga di kebun yang luas.
Seperti matahari dan bulan yang saling melengkapi,
Begitu pula kita, saling melengkapi dalam keabadian cinta yang sejati.

Di hadapan Tuhan, kita mengikat janji,
Dalam pelukan cinta, kita menemukan arti.
Dalam setiap sentuhan, dalam setiap tatapan,
Tersimpan kisah cinta yang tiada tara, tanpa batasan.


Mari kita menari dalam alunan cinta,
Menyanyikan lagu kebahagiaan yang abadi.
Dalam pernikahan ini, kita menemukan surga,
Cinta yang tulus dan suci, selamanya kita miliki.




Mengevaluasi kinerja keuangan RALS (Ramayana Lestari Tbk)


Untuk mengevaluasi kinerja keuangan RALS (Ramayana Lestari Tbk), Anda perlu memeriksa laporan keuangan terbaru dan indikator kinerja utama. Karena saya tidak memiliki data real-time, berikut adalah langkah-langkah utama yang harus Anda periksa untuk menilai kesehatan keuangan RALS:

1. Laporan Keuangan:

  • Laporan Laba Rugi: Periksa pendapatan, laba kotor, laba operasi, dan laba bersih. Ini akan memberi Anda gambaran tentang profitabilitas dan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan pendapatan.
  • Neraca: Tinjau aset, kewajiban, dan ekuitas pemegang saham untuk memahami stabilitas keuangan dan likuiditas perusahaan.
  • Laporan Arus Kas: Analisis arus kas dari aktivitas operasi, investasi, dan pendanaan untuk menilai kemampuan perusahaan dalam menghasilkan kas dan mengelola keuangannya.

2. Indikator Keuangan Utama:

  • Pertumbuhan Pendapatan: Periksa apakah RALS mengalami pertumbuhan pendapatan dalam beberapa kuartal atau tahun terakhir. Pertumbuhan yang konsisten adalah indikator positif.
  • Margin Profit: Evaluasi margin laba kotor, margin laba operasi, dan margin laba bersih untuk melihat seberapa efisien RALS beroperasi.
  • Earnings Per Share (EPS): Lihat EPS untuk memahami profitabilitas perusahaan per saham.
  • Rasio Harga terhadap Laba (P/E): Bandingkan rasio P/E RALS dengan pesaing industri untuk menentukan apakah saham tersebut dinilai terlalu tinggi atau terlalu rendah.

3. Kinerja Keuangan Terbaru:

  • Laporan Kuartalan: Tinjau laporan pendapatan kuartalan terbaru untuk wawasan mendetail tentang kinerja dan tren terkini.
  • Laporan Tahunan: Periksa laporan tahunan terbaru untuk gambaran menyeluruh tentang kesehatan keuangan RALS, arah strategis, dan posisi pasar.

4. Berita dan Pembaruan Terbaru:

  • Pengumuman Perusahaan: Cari pengumuman terbaru terkait kinerja keuangan, inisiatif baru, atau perubahan manajemen.
  • Analisis Pasar: Baca laporan analis atau tinjauan pasar terbaru untuk melihat bagaimana para ahli keuangan memandang kinerja dan prospek RALS.

5. Sumber Informasi Keuangan:

  • Situs Resmi Perusahaan: Sering kali memiliki bagian hubungan investor dengan laporan keuangan dan laporan terbaru.
  • Situs Berita Keuangan: Platform seperti Bloomberg, Reuters, dan Yahoo Finance menyediakan data keuangan dan analisis yang diperbarui.
  • Platform Pasar Saham: Platform pialang dan layanan keuangan sering menawarkan ringkasan keuangan dan analisis mendetail.

Jika Anda memiliki akses ke laporan keuangan terbaru RALS, Anda dapat meninjaunya untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang kinerja keuangannya. Jika perlu, konsultasikan dengan penasihat keuangan untuk membantu menafsirkan data dan membuat keputusan yang tepat.


Disclaimer:

Sebagai bahan belajar saja, bukan perintah beli atau jual

Rabu, 14 Agustus 2024

Untuk menentukan apakah saham layak dibeli saat ini, ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan


Untuk menentukan apakah saham  layak dibeli saat ini, ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan:

  1. Kinerja Keuangan: Tinjau laporan keuangan terbaru emiten, termasuk pendapatan, laba bersih, dan arus kas. Bandingkan dengan periode sebelumnya untuk melihat tren kinerja.

  2. Valuasi: Periksa rasio valuasi seperti Price-to-Earnings (P/E) Ratio, Price-to-Book (P/B) Ratio, dan Dividend Yield untuk menilai apakah saham tersebut dinilai wajar dibandingkan dengan perusahaan sejenis.

  3. Prospek Industri: Pertimbangkan kondisi industri otomotif dan sektor-sektor lain di mana emiten beroperasi. Pertumbuhan industri dan kondisi pasar dapat mempengaruhi kinerja saham.

  4. Berita dan Peristiwa Terkini: Cek berita terbaru tentang emiten, termasuk pengumuman strategi, peluncuran produk baru, atau perubahan dalam manajemen yang dapat mempengaruhi harga saham.

  5. Analisis Teknikal: Jika Anda menggunakan analisis teknikal, tinjau grafik harga saham, pola-pola yang ada, dan indikator teknikal untuk menentukan momentum dan potensi pergerakan harga.

  6. Kondisi Ekonomi: Pertimbangkan kondisi makroekonomi seperti suku bunga, inflasi, dan kebijakan pemerintah yang dapat mempengaruhi pasar saham secara keseluruhan.

  7. Rencana Investasi: Pertimbangkan tujuan investasi Anda, toleransi risiko, dan jangka waktu investasi. Pastikan saham tersebut sesuai dengan profil risiko dan strategi investasi Anda.


Disclaimer:

Jika Anda merasa tidak yakin, mungkin bermanfaat untuk berkonsultasi dengan penasihat keuangan atau melakukan riset lebih mendalam sebelum membuat keputusan investasi.

Teknik pernapasan dalam yoga untuk Orang Tua



Teknik pernapasan dalam yoga sangat penting untuk meningkatkan manfaat latihan dan membantu tubuh tetap rileks. Berikut adalah beberapa teknik pernapasan yang dapat diterapkan dalam rutinitas yoga untuk orang tua:


### 1. *Pernapasan Perut (Diaphragmatic Breathing)*

   - *Cara Melakukan*:

     - Duduk atau berbaring dengan nyaman. Letakkan satu tangan di perut dan satu tangan di dada.

     - Tarik napas dalam-dalam melalui hidung, rasakan perut mengembang dan tangan di perut naik. Usahakan dada tetap relatif diam.

     - Hembuskan napas perlahan melalui mulut, rasakan perut mengempis.

   - *Manfaat*: Membantu menenangkan sistem saraf dan mengurangi stres.


### 2. *Pernapasan Dalam (Deep Breathing)*

   - *Cara Melakukan*:

     - Duduk dengan tegak atau berbaring dengan nyaman.

     - Tarik napas dalam-dalam melalui hidung, penuh hingga ke bagian bawah paru-paru.

     - Hembuskan napas perlahan melalui mulut dengan mengeluarkan udara sepenuhnya.

   - *Manfaat*: Mengisi paru-paru sepenuhnya dan meningkatkan kapasitas pernapasan.


### 3. *Pernapasan 4-7-8*

   - *Cara Melakukan*:

     - Tarik napas melalui hidung selama 4 hitungan.

     - Tahan napas selama 7 hitungan.

     - Hembuskan napas melalui mulut selama 8 hitungan.

   - *Manfaat*: Membantu menenangkan pikiran dan meningkatkan relaksasi.


### 4. *Pernapasan Terarah (Guided Breathing)*

   - *Cara Melakukan*:

     - Duduk atau berbaring dengan nyaman.

     - Fokuskan perhatian pada pernapasan dengan membayangkan udara mengalir melalui hidung, turun ke paru-paru, dan mengisi perut.

     - Hembuskan napas dengan kesadaran penuh, membayangkan semua ketegangan keluar dari tubuh.

   - *Manfaat*: Meningkatkan kesadaran tubuh dan pernapasan.


### Teknik Pernapasan dalam Alur Yoga:


1. *Posisi Duduk (Sukhasana)*

   - *Pernapasan*: Lakukan pernapasan perut, tarik napas dalam-dalam dan hembuskan secara perlahan untuk menenangkan pikiran dan tubuh.


2. *Cat-Cow Stretch (Marjaryasana-Bitilasana)*

   - *Pernapasan*: Tarik napas saat memasuki posisi Cow (punggung melengkung ke bawah) dan hembuskan napas saat memasuki posisi Cat (punggung melengkung ke atas).


3. *Posisi Anak (Balasana)*

   - *Pernapasan*: Bernafaslah dengan lembut dan dalam, rasakan pernapasan membantu tubuh rileks dan membuka.


4. *Pose Kaki di Dinding (Viparita Karani)*

   - *Pernapasan*: Fokuskan pada pernapasan dalam-dalam, rasakan ketenangan saat bernafas, dan biarkan tubuh beristirahat sepenuhnya.


5. *Pose Berbaring (Savasana)*

   - *Pernapasan*: Tarik napas dalam-dalam dan hembuskan dengan lembut, fokus pada pernapasan untuk membantu tubuh dan pikiran sepenuhnya rileks.


Dengan menerapkan teknik pernapasan ini dalam rutinitas yoga, orang tua dapat lebih menikmati manfaat dari latihan, termasuk peningkatan relaksasi, pengurangan stres, dan kesejahteraan secara keseluruhan.


Disclaimer:

Untuk menjaga keamanan, lakukan latihan di bawah bimbingan instruktur yang berpengalaman

Yoga Flow untuk Orang Tua


Untuk orang tua, penting untuk memiliki rutinitas yoga yang lembut dan aman, fokus pada fleksibilitas, keseimbangan, dan kekuatan inti. Berikut adalah contoh alur yoga (flow) yang dirancang khusus untuk orang tua. Pastikan untuk melakukan setiap gerakan dengan perlahan dan penuh perhatian, dan sesuaikan sesuai dengan kemampuan dan kenyamanan masing-masing. Jika ada kondisi medis tertentu, konsultasikan dengan dokter sebelum memulai rutinitas yoga baru.


Posisi Duduk (Sukhasana)

Duduklah dengan nyaman di lantai atau di atas bantal. Silangkan kaki di depan dan letakkan tangan di atas lutut. Duduk tegak dengan punggung lurus, dan tutup mata.

Lakukan pernapasan dalam: tarik napas melalui hidung, tahan sebentar, lalu hembuskan perlahan melalui mulut. Ulangi selama 1-2 menit.


Cat-Cow Stretch (Marjaryasana-Bitilasana)

Mulai dari posisi merangkak dengan tangan dan lutut di lantai. Letakkan tangan di bawah bahu dan lutut di bawah pinggul.

Tarik napas sambil melengkungkan punggung ke bawah (Cow Pose) dan angkat kepala dan ekor tulang belakang. Hembuskan napas sambil membulatkan punggung ke atas (Cat Pose) dan menurunkan dagu ke dada. Lakukan selama 1-2 menit.


Posisi Anak (Balasana)

Dari posisi merangkak, duduklah dengan lembut di atas tumit, dan rentangkan tangan ke depan di lantai. Kepala bisa diletakkan di lantai atau di atas bantal.

Bernafaslah dalam-dalam dan rileks selama 1-2 menit.


Kucing dan Sapi (Marjaryasana-Bitilasana)

Lakukan seperti langkah 2, tetapi fokus pada gerakan lembut dan perlahan tanpa tekanan. Ini membantu menghangatkan punggung dan memperbaiki fleksibilitas.


Pose Anak Bungsu (Setu Bandhasana)

Berbaring telentang dengan lutut ditekuk dan kaki menempel di lantai, selebar pinggul. Letakkan tangan di samping tubuh.

Angkat pinggul ke atas perlahan, menekan kaki ke lantai. Tahan selama beberapa detik lalu turunkan perlahan. Lakukan 5-7 kali.


Pose Kaki di Dinding (Viparita Karani)

Berbaring telentang dengan kaki diletakkan tegak di dinding dan punggung di lantai. Letakkan tangan di samping tubuh dengan telapak tangan menghadap ke atas.

Biarkan kaki dan tubuh beristirahat dalam posisi ini selama 5-10 menit.


Pose Berbaring (Savasana)

Berbaring telentang dengan kaki sedikit terpisah dan tangan di samping tubuh, telapak tangan menghadap ke atas.

Tutup mata dan fokus pada pernapasan, rilekskan tubuh sepenuhnya. Berbaring dalam posisi ini selama 5-10 menit.

Tips Tambahan:

Gunakan Props: Bantal, selimut, atau blok yoga bisa membantu membuat posisi lebih nyaman dan mendukung.

Perhatikan Pernapasan: Fokus pada pernapasan dapat membantu menenangkan pikiran dan tubuh.

Jangan Terburu-buru: Ambil waktu untuk setiap pose dan gerakan, serta jangan ragu untuk berhenti dan beristirahat jika diperlukan.

Dengan rutin melakukan alur yoga ini, orang tua dapat meningkatkan fleksibilitas, keseimbangan, dan kualitas hidup secara keseluruhan. Selalu ingat untuk mendengarkan tubuh dan membuat penyesuaian yang diperlukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan.


Disclaimer: 

Untuk menjaga keamanan, lakukan latihan di bawah bimbingan instruktur yang berpengalaman

Menghadapi pasangan yang sering mengeluh atau berbicara dengan nada yang dianggap "bawel"


Menghadapi pasangan yang sering mengeluh atau berbicara dengan nada yang dianggap "bawel" bisa menjadi tantangan dalam sebuah hubungan. Namun, penting untuk mendekati situasi ini dengan penuh empati dan komunikasi yang baik. Berikut adalah beberapa cara untuk menangani dan menyikapi situasi tersebut:


### 1. *Dengarkan dengan Empati*

   - *Pahami Perspektifnya*: Cobalah untuk memahami alasan di balik keluhan atau kekhawatiran istri Anda. Kadang-kadang, keluhan bisa jadi merupakan cara untuk mengekspresikan kebutuhan atau kekhawatiran yang lebih dalam.

   - *Berikan Perhatian Penuh*: Saat istri Anda berbicara, berikan perhatian penuh dan tunjukkan bahwa Anda mendengarkan dengan serius. Ini bisa membantu mengurangi ketegangan dan membuat dia merasa dihargai.


### 2. *Komunikasikan Perasaan Anda*

   - *Sampaikan dengan Tenang*: Jika Anda merasa overwhelmed atau frustrasi, sampaikan perasaan Anda dengan cara yang tenang dan tidak menuduh. Misalnya, “Saya merasa sedikit tertekan ketika sering mendengar keluhan, bisa kita bicarakan cara yang lebih konstruktif?”

   - *Fokus pada Masalah, Bukan Pribadi*: Diskusikan masalah secara objektif dan hindari menyerang karakter atau pribadi istri Anda.


### 3. *Cari Solusi Bersama*

   - *Tawarkan Solusi*: Jika keluhan berkisar pada masalah tertentu, cobalah untuk mencari solusi bersama. Diskusikan langkah-langkah konkret yang bisa diambil untuk memperbaiki situasi.

   - *Buat Rencana Aksi*: Ciptakan rencana aksi yang mencakup peran dan tanggung jawab masing-masing untuk menyelesaikan masalah yang ada.


### 4. *Waktu untuk Diri Sendiri*

   - *Jaga Keseimbangan*: Pastikan Anda juga menjaga keseimbangan dan merawat diri sendiri. Kadang-kadang, waktu sendiri dapat membantu Anda untuk lebih tenang dan lebih siap menghadapi situasi.


### 5. *Pertimbangkan Konseling*

   - *Cari Bantuan Profesional*: Jika masalah komunikasi atau keluhan terus berlanjut dan sulit diatasi sendiri, pertimbangkan untuk mencari bantuan dari seorang konselor atau terapis pernikahan. Mereka dapat memberikan panduan dan teknik untuk meningkatkan komunikasi dan menyelesaikan konflik.


### 6. *Berikan Apresiasi dan Penghargaan*

   - *Hargai Upayanya*: Kadang-kadang, memberikan apresiasi atas hal-hal yang dilakukan dengan baik dapat membantu memperbaiki dinamika dalam hubungan. Ini bisa membantu mengalihkan fokus dari masalah dan lebih kepada hal-hal positif.


### 7. *Ciptakan Kesempatan untuk Bersama*

   - *Luangkan Waktu Berkualitas*: Luangkan waktu untuk melakukan aktivitas yang menyenangkan bersama, ini bisa memperkuat hubungan dan mengurangi ketegangan.


### Contoh Penerapan


Jika istri Anda sering mengeluh tentang hal-hal tertentu seperti pekerjaan rumah tangga, Anda bisa mengatakan:


“Sayang, aku mendengar bahwa kamu merasa terbebani dengan pekerjaan rumah. Bagaimana jika kita duduk dan membuat rencana pembagian tugas yang lebih adil? Aku ingin memastikan kamu merasa didukung dan kita bisa menangani ini bersama.”


Pendekatan ini membantu menunjukkan bahwa Anda peduli dengan perasaan dan kebutuhan istri Anda, sekaligus mencari solusi yang memuaskan kedua belah pihak.