Kamis, 29 Maret 2012

Perawatan Mabung pada Anis Kembang

 
Sekedar berbagi pengalaman aja dalam merawat burung Anis Kembang yang memasuki masa mabung/ngurak/mbodol. Bagi yang punya tips lain berdasar pengalaman pribadi, silahkan melanjutkan di bawah dokumen ini.Mabung pada burung Anis Kembang merupakan kegiatan yang wajar untuk mengganti bulu-bulu tua dengan bulu-bulu baru yang lebih mengkilap dan sehat.

Proses mabung dapat terjadi setiap setahun sekali.  Umumnya bersamaan dengan perubahan musim, entah memasuki musim penghujan atau memasuki musim kemarau. Masa mabung pada AK akan berjalan antara 2-3 bulan.

Tanda-tanda Anis Kembang akan mabung:
1. Warna bulu kelihatan kusam dengan tepi bulu sedikit rusak/nyerit-nyerit khususnya di bulu sayap dan ekor.
2. Burung akan menunjukkan gejala malas berkicau dan malas mandi.3. Bila masih mau mandi maka selesai mandi semua bulu akan tampak basah kuyup dan kusut.Perawatan saat mabung:1. Pisahkan AK yg mabung dengan burung-burung sejenis atau lain jenis yang gacor.  Dengan menyendiri di tempat yang sepi akan membuat AK merasa tenang dan nyaman melepas bulu-bulu tua dan tidak terpancing untuk berkicau.2. Kerodong AK selama ia mabung
3. Bila rontoknya bulu tidak lancar maka ada baiknya untuk mengganti vor lama dengan vor baru yg kandungan proteinnya lebih tinggi (misal pelet anak ikan lele). Bila rontoknya bulu lancar maka vor tidak perlu diganti.
4. Extra Fooding (EF) pada masa mabung sebaiknya tidak diberikan sama sekali agar birahinya turun/ngedrop sehingga pori-pori kulit akan membuka lebih lebar dan akhirnya bulu menjadi lebih mudah untuk rontok dan ganti dg bulu baru. EF diberikan kembali saat semua bulu ekor atau sayap sudah lepas semua.
5. Selama mabung, burung juga tidak dimandikan agar si AK cepat merasa gerah sehingga memancing dia untuk mengibaskan bulu-bulu tuanya.  AK baru bisa dimandikan saat bulu-bulu baru pada ekor dah tumbuh 50%.
6. Kebersihan sangkar pada masa mabung ini juga perlu diperhatikan.  Bersihkan kotoran, kayu pangkringan, tempat pakan dan minum, dan sangkarnya setiap seminggu sekali dengan cara memindahkan si AK ke keramba mandi kosong.
7. Saat mabung AK juga tidak dijemur agar AK tidak stres dan tidak naik birahinya. AK bisa mulai dijemur kembali saat semua bulu baru sudah tumbuh lengkap.  Tanda bahwa semua bulu baru sudah tumbuh lengkap yaitu sudah tidak ada lagi ketombe berwarna putih yg berjatuhan di dasar sangkar
.8. Karena menggunakan metode full kerodong, maka kondisi pakan dan air minum perlu dikontrol setiap hari agar tidak kehabisan, mengingat saat mabung konsumsi pakan dan minum akan meningkat sebesar 30% dari kondisi normal
.9. Bila bulu-bulu kepala dah mulai tumbuh berbentuk jarum maka pemasteran bisa dilakukan dengan menggunakan burung hidup maupun master elektronik.
10. Agar setelah mabung, si AK cepat kembali berkicau keras maka berikan EF dalam jumlah yg lebih banyak dari hariannya.  Hal tersebut dimaksudkan untuk membantu meningkatkan birahi.  Pemberian bua-buahan juga sangat disarankan khususnya buah apel yg empuk dan renyah.  Bila AK sudah rajin berkicau kembali maka EF bisa disetel seperti harian semula atau dirubah kembali sesuai dengan kondisi si AK.

Semoga sharing pengalaman dari saya bisa memberi pencerahan bagi AK mania semua.  Bagi yang punya pengalaman lain, monggo di sharing aja karena karakter setiap AK berbeda termasuk saat mabung.
Salam ngerol AK.......

By Fendy Krisdiyono and Nyonge Fuadi in ANIS KEMBANG - PUNGLOR KEMBANG - Komunitas Pecinta Anis Kembang Indonesia

3 komentar:

  1. makasih bunk Andriecht, infonya, kebetulan AK aku mabung,.... insya Allah akan aku praktekkan,....... salam kenal...

    BalasHapus
  2. makasih.. bang andriecht.. ak saya juga lagi mabung total.. akan tetapi bulu2 halus sekarang agak berkurang ambrolnya disertai dengan bulu2 besar beberapa yang belum tuntas ambrol.. kira2 gimana cara mempercepat ambrolnya,.. terima kasih

    BalasHapus